Assalamualaikum ,teman teman kali ini saya erba akan membagikn beberapa materi pembelajaran dan sharing tentang apa yang saya alami , saya harap dengn saya membuat blog ini kita semua dapat terbantu dalam hal hal yang baik dan saya harap ilmu yang saya bagikn dapat bermanfaat bagi kita semua . Syukron
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
IMAN KEPADA KITAB KITAB ALLAH
Pengertian iman kepada kitab-kitab Allah adalah mempercayai dan
meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya
kepada para nabi atau rasul yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan
kepada seluruh umat manusia. Ada 3 tingkatan dalam beriman kepada kitab
Allah, yaitu :
Qotmil (membaca saja)
Tartil (membaca dan memahami)
Hafidz (membaca, memahami, mengamalkan dan menghafalkan.
Kitab-Kitab Allah
1. Kitab Taurat
isi kandungan kitab Taurat meliputi hal-hal berikut :
Kewajiban meyakini keesaan Allah
Larangan menyembah berhala
Larangan menyebut nama Allah dengan sia-sia
Supaya mensucikan hari sabtu (sabat)
Menghormati kedua orang tua
Larangan membunuh sesama manusia tanpa alasan yang benar
Larangan berbuat zina
Larangan mencuri
Larangan menjadi saksi palsu
Larangan mengambil hak orang lain
2. Kitab Zabur
Kitab ini diturunkan kepada Nabi Daud as sebagai pedoman dan petunjuk bagi umatnya. Firman Allah
QS. Al Isra Ayat 55
Artinya: “Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS. Al-Isra’ [17]: 55)
Kitab
Zabur (Mazmur) berisi kumpulan nyanyian dan pujian kepada Allah atas
segala nikmat yang telah dikaruniakan-Nya. Selain itu berisi zikir, doa,
nasihat, dan kata-kata hikmah. Menurut orang-orang Yahudi dan Nasrani,
kitab Zabur sekarang ada pada Perjanjian Lama yang terdiri atas 150
pasal.
3. Kitab Injil
Kitab ini diturunkan kepada Nabi Isa as sebagai petunjuk dan tuntunan bagi Bani Israel. Allah swt berfirman
QS. Al Maidah 46
Artinya: “Dan
Kami iringkan jejak mereka (nabi Nabi Bani Israil) dengan Isa putera
Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, Yaitu: Taurat. dan Kami telah
memberikan kepadanya kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan
dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya,
Yaitu kitab Taurat. dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk
orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Maidah [5]: 46
Kitab Injil memuat beberapa ajaran pokok, antara lain:
Perintah agar kembali kepada tauhid yang murni
Ajaran yang menyempurnakan kitab Taurat
Ajaran agar hidup sederhana dan menjauhi sifat tamak (rakus)
Pembenaran terhadap kitab-kitab yang datang sebelumnya
4. Kitab al-Qur’an
Kitab suci al-Qur’an diturunkan
kepada Nabi Muhammad saw untuk dijadikan petunjuk dan pedoman bagi
seluruh umat manusia, bukan hanya untuk bangsa Arab. Sebagaimana firman
Allah
QS. Al Furqan Ayat 1
Artinya:
“Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada
hamba-Nya, agar Dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.”
(QS. Al-Furqan [25]: 1)
Secara keseluruhan, isi al-Qur’an meliputi hal-hal berikut:
Pembahasan mengenai prinsip-prinsip akidah (keimanan)
Pembahasan yang mengangkat prinsip-prinsip ibadah
Pembahasan yang berkenaan dengan prinsip-prinsip syariat
Kedudukan-kedudukan al-Qur’an antara lain:
Sebagai wahyu Allah swt yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw
Sebagai mukjizat Nabi Muhammad saw
Sebagai pedoman hidup manusia agar tercapai kebahagiaan di dunia dan akhirat
Sebagai sumber dari segala sumber hukum Islam
Fungsi Iman Kepada Kitab Allah
1. Fungsi Iman kepada Kitab-kitab Allah
Untuk meningkatkan kualitas kehidupan pribadi
Untuk membangun kehidupan bermasyarakat
Untuk menjalin kerukunan dalam hidup berbangsa dan bernegara
GALAU ??? COBALAH UNTUK GALAU YANG BERMANFAAT Assalamualaikum, hai semua anak anak milenial. Jadi kali ini aku bakal sharing ke kalian tentang apa aja sih yang terjadi dengan sifat atau keadaan hati anak anak yang masih labil bisa dibilang keadaan dimana lagi sukak galau galaunya masalah memilih pekerjaan ,fakultas ,temen,dan kisah cinta . Sebenernya galau itu boleh asalkan galau yang bermanfaat contoh nya galauin keadaan orang tua , memilih pekerjaan dan memilih jalan hidup kedepannya dan tidak lupa juga galau akan diri kita terhadap Allah SWT. Nah , banyak kan diantara kita yang suka galauin tentang yang gak begitu penting nah sama aku juga , aku bakalan sharing ke kalian gmana aku menghadapi galau tersebut agar kalian nih temen temen gak galauin orang yang ngak seharusnya kita galauin hehe. Tahun 2017 tahun dimana aku masuk SMA nah itu galaunya milih SMA luar biasa pengen ngikut temen tapi ntar beda kelas pengen yang deket ruma...
BERSATU DALAM KEBERAGAMAN DAN DEMOKRATIS Isu utama yang menjadi muatan demokrasi adalah persoalan saling menghargai eksistensi (keberadaan). Rasa ingin dihargai adalah kebutuhan alamiah (fitrah) manusia. Manusia dari suku bangsa apa pun memiliki rasa itu. Teman-teman kita di sekolah mempunyai hak untuk dihargai. Bapak dan ibu guru, orang tua, dan semua orang yang ada di sekitar kita juga mempunyai hak untuk dihargai dan dihormati, sebagaimana kita juga ingin dihargai. Ternyata, persoalan menghargai dan dihargai adalah bagian penting dari misi dakwah Islam. Seperti yang lebih muda harus menghormati yang tua, dan yang lebih tua diperintahkan untuk menyayangi yang muda. Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda yang artinya: ”Tidak termasuk ummatku orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak mengasihi yang lebih muda dan tidak pula mengerti hak seorang yang alim”(H.R.Ahmad 21693). Kemudian, demikian dipandang sebagai nilai-nilai demokrasi. Demokrasi memang istilah yang lahir...
MENGENAL POTENSI DIRI DAN PRESTASI MENGENAL POTENSI DIRI Setiap manusia memiliki bermacam-macam potensi diri yang dapat dikembangkan. Tidak sedikit manusia belum sepenuhnya mengembangkan dan menggunakan potensi yang ada pada dirinya. Hal ini terjadi dikarenakan mereka belum atau bahkan tidak mengenal potensi dirinya dan hambatan-hambatan dalam pengembangan potensi diri tersebut. Mampu mengembangkan potensi diri merupakan dambaan setiap individu. Mampukan seseorang mengembangkan potensi dirinya secara efektif? Itu bergantung pada motivasi diri, karena pengembangan potensi diri merupakan suatu proses yang sistematis dan bertahap. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian kecerdasan akhlaq mul...
Komentar
Posting Komentar